Minggu, 17 Februari 2013

HERBA ALAM SIDOARJO
PENGOBATAN SEGALA MACAM PENYAKIT, INSHAALLAH TERJADI PERBAIKAN DAN KESEMBUHAN
ALAMAT : PERUM TNI AL JALAGRIYA BLOK M.IV/16 KARANGTANJUNG-CANDI-SIDOARJO-JATIM
HP. 081615183883 / 081331509635

Pengenalan Tentang Lintah.
Sebelum kita bicara tentang terapi lintah, kita kenalkan dulu tentang  Hewan apa sih  “LINTAH” itu, kenapa si kecil mungil itu banyak akan manfaat ..?
Lintah adalah hewan dari kelompok filum annelid subkelas hirudinea. Terdapat jenis lintah yang dapat hidup di daratan, air tawar, dan laut. Seperti halnya kerabatnya, Oligochaeta, memiliki tubuh tersegmentasi seperti cacing tanah, tapi tidak seperti cacing tanah mereka sedikit datar bukan bulat, mereka memiliki lobang di kepala, di ujung ekor dan satu bagian di kepala mengelilingi mulut. berisi tiga rahang yang dapat merobek kulit untuk menghisap darah si objek yang dituju. Lintah memiliki warna coklat kehijauan dan di punggung mereka mempunyai garis-garis merah tipis. Mereka tumbuh sampai sepanjang 20 cm, lintah hidup di kolam berlumpur dangkal, menempelkan diri mereka di binatang yang lewat, merobek kulit dengan rahang mereka, dan menyuntikkan zat khusus yang mencegah darah dari pembekuan dan mengurangi rasa sakit.  Mereka kemudian menghisap darah sampai mereka penuh, mereka dapat mengkonsumsi darah 15 gram, 10x berat badan mereka sendiri, tetapi mereka hanya perlu diberi makan setiap enam bulan. Lintah adalah hermafrodit, yang memiliki alat reproduksi laki-laki dan perempuan dalam tubuhnya, tapi mereka masih perlu berkumpul untuk kawin dengan satu sama lain.
Setelah kawin, lintah bisa menghasilkan 15-50 telur yang diletakkan di dalam sebuah kain spons  atau menempel di batu.Telur menetas dalam 3-5 minggu dan lintah yang masih muda  membutuhkan dua musim pemberian pakan sebelum mereka siap untuk berkembang biak sendiri. Dan makanan lintah adalah darah bisa dari belut, ikan, kodok, dan mamalia yang hidup di air tawar.
Zat apa saja yang terkandung dalam diri lintah.?.....
Lintah memeiliki kandungan banyak zat alami yang bisa digunakan dalam  pengobatan terapi, zat yang terkandung tersebut antara lain :
Hirudin  : Zat anti coagulant (anti pengentalan darah ) lawan dari trombosit.
Calin  : Zat perantara (mediator) dalam proses anti pengetalan darah dan pelepas plak dalam pembuluh darah.
Destabilase  : Zat yang dapat Melepas plak di pembuluh darah.
Hirustasin  : Enzim trypsin yang berfungsi sebagai pelembutan protein.
Bdellins  : Zat yang mengurangi radang, kulit merah, bengkak, sedikit gatal yang dialami sekitar 3-4 hari.
Hyaluronidase  : Zat antibiotic sehingga “badan lintah” yang dianggap kotor tidak menyebabkan infeksi.
Anesthetic Substance : Penghilang rasa sakit setempat.
Triptase Inhibitor : Zat yang mengandung heparin/Hirudin, hisatmine yang dilepas saat mengalami pembengkakan dan alergi.

Egllins : Zat anti pembengkakan.
Complement Inhibitors : Zat pengganti zat lain, jika ada kekurangan.
Carboxypeptydase alnhibitors : Meningkatkan aliran darah disekitar lokasi gigitan.
Histaminlike subtance : Zat yang berfungsi mengembangkan pembuluh darah sehingga hingga aliran darah lebih lancar.
Dalam diri lintah juga terkandung minyak, apa manfaat dari minyak lintah itu.?....
Mengatasi masalah Penyakit kulit, Eksim, Panu , kadas Kurap,
Untuk menghaluskan kulit bekas luka
Untuk menghilangkan jerawat sekaligus menghaluskan bekas jerawat
Bisa juga befungsi sebagai minyak urut keseleo, terkilir
Mengurangi rasa gatal
Befungsi sebagai penghilang rasa sakit setempat ( Anesthetic Substance )
Berapa banyak lintah menghisap darah?...
Lintah dapat menyedot darah antara, 4 sampai  10 kali berat tubuh mereka dalam satu kali makan (menghisap),  jika terapi lintah dilakukan dengan menggunakan 10 ekor lintah maka pasien akan kehilangan darah rata-rata 150ml. Untuk mengganti energi dan darah yg telah dihisap lintah, pasien dianjurkan untuk meminum air madu, minyak jintam ( Habbatusauda ). Jika Hb turun dianjurkan memakan hati sapi/hati ayam kampung/buah bit/brokoli/kurma dll.
Apakah Gigitan lintah menimbulkan rasa sakit?
Gigitan lintah dirasakan oleh pasien seperti 2-3 gigitan nyamuk. Jadi gigitan lintah tidak menyakitkan. Air liur lintah diisi dengan bahan kimia yang berisi Anesthetic Substance : penghilang rasa sakit setempat, yang menghentikan Anda dari perasaan gigitan. air liur ini juga memiliki bahan kimia, yang mencegah darah dari pembekuan.
Terkadang lintah juga tidak mau menggigit, apa faktornya?....
pada kulit kering
wewangian parfum
pada permukaan kulit ada rasa asin /garam
kadang pada orang yg sudah tua karena elastisitas kulit sudah berkurang
pada permukaan kulit keras
Tetapi tidak perlu khawatir, jika terapi terjadi hal seperti itu, terapi bisa dilakukan dengan membersihkan permukaan kulit dengan air atau dengan kain kasa/kapas yang basah sehingga membantu melunakkan kulit dan melancarkan sirkulasi darah. Jika lintah tidak mau menggigit sama sekali, bisa menggunakan kuning telur atau mengeluarkan sedikit darah dengan cara di lancet permukaan kulit. Apabila lintah tidak mau menggigit segera ganti dengan lintah yang lain dimungkinkan lintah tadi mengalami stress.

Penyakit apa saja yang bisa disembuhkan dengan terapi lintah.?...
1. JANTUNG
2. STROKE
3. HYPERTENSI
4. MIGRAIN
5. KOLESTEROL
6. ASAM URAT
7. NARKOBA
8. JERAWAT
9. KISTA
10.SINUSITIS
11.KELENJAR TIROID
12. DIABETES
13.BENGKAK ANGGOTA BADAN
14. SYARAF TERJEPIT
15. SAKIT SENDI & LUTUT
16. HAID TIDAK LANCAR,
17. SAKIT KULIT (EKSIM, ALERGI PADA KULIT, GATAL-GATAL, KUDIS)
18. KANKER PAYUDARA, RAHIM, JARINGAN KULIT, PROSTAT
19. GINJAL
20. SAKIT TELINGA
21. SAKIT GIGI
22. GUSI BENGKAK.
23. DAN MASALAH PEMBULUH DARAH LAINNYA
Apakah setelah terapi lintah ada efeknya.?...
Di negara maju seperti Amerika, Inggris,Jerman, Zat Hirudin diakui lebih aman dibandingkan dengan obat pencair darah buatan (kimia sintetis), karena tidak memiliki efek samping. Jadi jika terjadi sesuatu setelah selesai terapi lintah itu bukan berati efek dari lintah tapi itu reaksi dari zat dari lintah seperti efek gatal pada titik terapi. Efek gatal akan hilang dalam beberapa hari. Setiap pasien terapi lintah diberi pemahaman bahwa adanya reaksi gatal bukan merupakan alergi, gatal dititik lokal merupakan proses dimana terjadi pembentukan jaringan kulit untuk menutup bekas luka gigitan lintah dan tidak boleh digaruk terutama setelah penutupan luka awal karena ini dapat menunda penyembuhan luka, untuk mengatasinya bisa dilakukan pendinginan pada titik lokal dengan mengompres dengan kain lembab/basah, dioles dengan minyak zaitun atau menggunakan asap cair dari bambu. Juga reaksi dimana aliran darah lebih lancar dikarenakan zat dari lintah.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar